Ads 468x60px

Featured Posts

  • Olahraga bagi guru

    Guru memiliki banyak aktivitas selain mengajar, salah satunya olahraga.Pilihlah olahraga yang dapat menjaga kestabilan stamina tubuh ...

  • Bersama keluarga

    Jangan sampai kesibukan seorang guru lalu melupakan dengan keluarga. Manfaatkanlah kegiatan seperti memasak, dengan anak - anak menjadi refreshing tersendiri bagi guru...

  • Buah -buahan bagi guru

    Seorang guru juga perlu makan buah - buahan segar, jangan sampai tidak pernah atau tidak sama sekali. Selain mengandung vitamin buah dapat juga menjaga kondisi tubuh sehingga stamina tetap fit dalam mengajar...

Minggu, 31 Maret 2013

Trik dalam menghadapi soal ujian UAN 2013

Kiat -kiat menghadapi ujian sekolah

1. hadapi ujian dengan tenang dan proporsional
Ujian harus dihadapi dengan hati yang tenang dan strategi yang tepat
2. bersikaplah proaktif
Yakinlah kerja keras dan usaha keras yang kita lakukan akan membuahkan hasil. Tentukan target standar minimal nilai kita sebagai tantangan dan bukan beban.
3. buatlah rencana
Dari sekian banyak pelajaran yang harus dipelajari dipilh - pilih antara bahan UAN dari pusat dengan bahan ujian dari sekolah. Model belajar seperti ini akan lebih meringankan dan lebih mengefektifkan cara kerja otak.
4. perbanyaklah baca dan latihan soal
Banyak berlatih memecahkan soal - soal dengan cepat dan dipecahkan dengan teapt. Dengan sering berlatih maka kita terbiasa dan terlatih, sehingga tidak cemas atau grogi dalam menghadapi soal ujian.
5. belajar kelompok
Berbagi dengan teman yang lain dalam memecahkan soal dan saling menguatkan motivasi belajar dan prestasi.
6. efektifkan belajar di sekolah
Gunakan kemampuan dalam menalar tidak hanya menghafal saja, banyak bertanya pada ahli, berdialog bahkan berdebat dengan gurunya. Kemampuan bertanya dapat memperkuat pemahaman atau pengertian dan ketrampilan belajar.
7. mohon doa restu dari orang tua
Jadikan menghadapi ujian UAN 2013  sebagai persembahan terbaik untuk orang tua kita yang tercinta. Mereka akan senang mendoakan putra - putrinya yang sedang berjuang menghadapi UAN.


Related Post
Tutorial Flash
Film Mahadewa, Mahabharata, Hatim

Kamis, 28 Maret 2013

Metode ceramah yang tepat dalam mengajar

Kelebihan dan kelemahan metode ceramah


Dalam postingan sebelumnya sudah dibahas dengan kelebihan dan kelemahan metode ceramah. Sekarang akan diperdalam lagi tentang waktu yang paling tepat bagi seorang guru dalam menggunakan metode ceramah ini. 

Metode belajar terbaik

Ingat pesan ini : bahwa tidak ada satu metode pun yang dianggap paling baik diantara metode-metode yang lain. Tiap metode mempunyai karakteristik tertentu dengan segala kelebihan dan kelemahan masing masing. Suatu metode mungkin baik untuk suatu tujuan tertentu, pokok bahasan maupun situasi dan kondisi tertentu, tetapi mungkin tidak tepat untuk situasi yang lain. Demikian pula suatu metode yang dianggap baik untuk suatu pokok bahasan yang disampaikan oleh guru tertentu, kadang-kadang belum tentu berhasil dibawakan oleh guru lain.

Seorang guru harus menggunakan beberapa metode dalam menyampaikan suatu pokok babasan tertentu. Dengan variasi beberapa metode, penyajian pengajaran menjadi lebih hidup. Misalnya pada awal pengajaran, guru memberikan suatu uraian dengan metode ceramah, kemudian menggunakan contoh-contoh melalui peragaan dan diakhiri dengan diskusi atau tanya-jawab. Di sini bukan hanya guru yang aktif berbicara, melainkan siswa pun terdorong untuk berpartisipasi.

 Waktu yang tepat menggunakan metode ceramah

Kalau guru akan menyampaikan fakta atau pendapat dimana tidak terdapat bahan bacaan yang merangkum fakta yang dimaksud. Sebagai contob: di suatu kelas SMP, guru mengajarkan Sejarah terbentuknya candi Borobudur. Di perpustakaan sekolah tidak tersedia bukti yang menggambarkan sejarah candi tersebut. Maka tepatlah bila guru memberikan penjelasan dengan metode ceramah.

Jika guru akan menyampaikan pengajaran kepada sejumlah siswa yang besar (misalnya sekitar 75 orang atau lebih), maka metode ceramah Iebih efisien dari pada metode lain seperti diskusi, demonstrasi atau eksperimen. Sebab dengan diskusi, guru harus mengatur slswa berkelompok dengan mengubah susunan kursi, sudah tentu dibutuhkan kelas yang besar. Juga guru akan mengalami kesulitan dalam mengawasi kelompok-kelompok yang berjumlah besar. Demikian pula untuk penyelenggaraan demonstrasi atau eksperimen untuk jumlah besar, selain alat-alat yang tidak mencukupi, pengelolaan pengajaran juga mengalami kesulitan.

Kalau guru adalah pembicara yang bersemangat sehingga dapat memberi motivasi kepada siswa untuk mengerjakan suatu pekerjaan. Dalam keadaan tertentu, sebuah pembicaraan yang bersemangat akan mcnggerakkan hati siswa untuk menimbulkan tekad baru. Misalnya ceramah tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Jika guru akan menyimpulkan pokok-pokok penting yang telah diajarkan, sehingga memungkinkan siswa untuk melihat lebih jelas hubungan antara pokok yang satu dengan lainnya. Misalnya, setelah guru selesai mengajarkan sejarah perjuangan bangsa, kepada para siswa ia memberi tugas untuk menjawab beberapa pertanyaan yang dikerjakan dirumah. Kemudian pada pelajaran berikutnya, guru membicarakan bersama tugas yang telah dikerjakan siswa, dan guru menyimpulkan garis besar sejarah tersebut.

 


Related Post
Tutorial Flash
Film Mahadewa, Mahabharata, Hatim